KENDARI,TEROPONGSULTRA.NET– Banjir kembali merendam kawasan Tunggala Dalam, kelurahan anawai kecamatan wua wua Kota Kendari, pada Minggu (15/3/2026). Wargapun menduga banjir diakibatkan adanya aktivitas pembangunan perumahan di kawasan tersebut
Salah seorang warga tunggala dalam yang enggan disebutkan namanya menuturkan bahwa banjir sudah menjadi persoalan rutin yang dirasakan masyarakat.
Menurutnya, kondisi tersebut diduga kuat dipicu oleh pembangunan sejumlah perumahan di sekitar wilayah tersebut yang belum dilengkapi kolam penampungan air.

“Selalunya daerah kami dilanda banjir.,” ujar warga dengan nada kesal.
Ia menjelaskan, setiap kali hujan turun, air dengan cepat meluap dan menggenangi kawasan permukiman Hal ini dinilai terjadi karena tidak adanya sistem penampungan air yang memadai dari pihak pengembang perumahan.
“Harusnya Pemerintah Kota Kendari tegas terhadap para pengembang yang dinilai belum memenuhi kewajiban pembangunan infrastruktur pengendalian banjir,” tuturnya
Ia juga meminta Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, memberikan ultimatum kepada para pengembang agar segera membangun kolam penampungan air sebagai upaya mengurangi risiko banjir di wilayah tersebut.
“Kami berharap Bu Wali Kota bisa memberikan ultimatum keras kepada para pengembang supaya membuat kolam penampungan,” harapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan Wali Kota Kendari sebelumnya sempat mengunjungi kawasan tersebut untuk meninjau kondisi banjir. Namun hingga saat ini, warga menilai belum ada langkah nyata yang dirasakan masyarakat.
“Pernah datang Bu Wali Kota, tapi tidak ada juga pergerakan. Begini ji, kalau hujan deras pasti banjir,” katanya
Diapun berharap Pemerintah Kota Kendari benar-benar serius dalam menyikapi persoalan banjir yang kerap melanda kawasan Tunggala Dalam. (TIM)












Komentar